BERBURU TIKET PESAWAT
JENG
JENG JENG Finally, setelah HAMPIR satu tahun yang lalu saya punya tekad bulat
untuk nge share pengalaman saya
jalan-jalan ke luar negeri PERTAMA KALI (hahaha) ke Macau-Hongkong bonus
Singapore ala backpacker yang
pastinya ramah di kantong mahasiswa kere seperti saya ini. Baiklah langsung
saja kita cawwwwww dari step pertama yang paling krusial yaitu tiket pesawat,
disini kita berangkat pake maskapai air as*a berangkat dari Surabaya tujuan Macau
transit Kuala Lumpur. Sebenernya saya ga ada planning mau ke daerah cina-cina kayak gini, planning awal maunya ke Singapore sama Malaysia atau paling enggak
Thailand ajaah. Oh iya, belinya tiket ini langsung di webnya doi, melalui
pembayaran alfama*t Tapi berhubung promonya tujuan ke Macau, jadi ya kesana deh
hihi soalnya dapet harga cuma Rp 831.000,00 perorang (tapi booking nya dari bulan September 2016 brangkatnya Maret 2017 plus
ngemper semalem di Bandara KLIA 2 boooook). Sedangkan tiket pulangnya ke
Indonesia kita ga langsung beli, nunggu harga termurah. Untung saja teman saya
yang pintar nyari tiket promo (read: Betty) dengan jelinya menemukan tiket kembali
ke tanah air tercinta Indonesia Raya melalui aplikasi travel*ka dengan harga
yang ga kalah murah, Rp 979.600,00 maskapai ti*er air (yang kemudian berubah
nama jadi scoot) plus bagasi 20kg yg kemudian kita bagi untuk bertiga. Jangan dikira
kita adem ayem aja pas booking tiket pulangnya, penuh perjuangan bok karena web
travel*ka bolak balik down, harga berubah ubah sampai akhirnya kita pasrah sama
Tuhan YME, eeeeh emang kalo rejeki ya bakalan tetep dapet harga murah. Kalau ada
yang nanya gimana tipsnya dapet tiket pesawat murah? Subscribe via email aja maskapai berjenis Low Cost Carrier (LCC), biasanya mereka mengadakan promo penerbangan
murah ke luar negeri minimal H-6 bulan keberangkatan tanpa bagasi, alias cuma mengandalkan
KABIN doang. Kalau mau pake maskapai berjenis Full Service tapi murah? Rajin dateng ke Travel Fair aja, disitu harga tiket akan murah seperti LCC yang
tidak promo 😊
BERBURU HOTEL/AKOMODASI
Setelah
tiket berangkat sudah ada di tangan, saatnya kita berburu penginapan (ceritanya
kita beli tiket keberangkatan dulu (sub-mfm), booking hotel (2 days in
macau 2 days in hongkong), beli tiket kepulangan (hkg-sub), booking hotel lagi because we deciced to extend one more day in hongkong, SORRY RUWET
HEHE). Untuk urusan penginapan ini saya yang mengatur, pas ada di Macau atau di
Hongkong. Both 3 of us didn’t have any credit
card bcs we were still student college, so we decided booking accomodation via Travel*ka
(again). Untuk di Macau, saya mempercayakan pada Hou Kong Hotel yang letaknya
ada di Travessa das Virtudes No.1 selama tiga hari dua malam terhitung check in mulai tanggal 30 Maret, 31
Maret then check out tgl 1 April. Rate nya Rp 844.000,00 permalam tipe Twin Room. Sedangan pas di Hongkong nginepnya
di Sunrise International-Boutique Hostel letaknya di Flat E, 10th Floor,
Comfort Building 88 Nathan Road, Tsim Sha Sui, Hong Kong terhitung mulai
tanggal 1 April sampe 4 April. We decided
not to stay in chungking mansions, even the building is very popular buat
kalangan backpacker, soalnya liat
reviewnya di internet ngeri booook, apalagi kita cuma bertiga, cewe semua pula!
Even namanya hostel, tapi ngga kaya
hostel yang isinya ranjang bertingkat. Letaknya berada di dekat Islamic Center Kowloon, wifi kenceng, free air minum, deket MTR, pemiliknya si
Mike ramah pula! Mantul (mantap betul) memang. Oh iya, pokoknya kalo lagi
nginep di Hong Kong jangan kaget dengan harga sewa kamar yang mahal dengan luas
kamar yang menurut saya super sempit, soalnya harga properti di Hong Kong itu
MAHALnya naudzubillahimindzalik, kamar yang kita sewa aja rate nya almost one million rupiah pernight itupun tipe Deluxe Room, dia sudah termasuk hotel
sekelas bintang 3. Koper yang kita
bawa, kita simpan di bawah kasur, demi menjaga sedikit-keleluasaan-kamar.
Lanjut
cerita akan bersambung di Day 1 - Bandara
KLIA2 yaa kawan-kawan, so stay tune!
Komentar
Posting Komentar