Langsung ke konten utama

Day 3 (Macau) 31 Maret 2017



Pagi-pagi niatnya mau jalan ke Coloane liat panda hewan khas negara tirai bambu ini, ternyata hujan booook sampe siang. terpaksa kita ndekem di hotel sambil saya menggerutu dalam hati

      "lalek udan terus ndekem ae ndek kamar, opo bedone karo ndek oma?"

Tidak lama setelah itu, ternyata Tuhan mengabulkan doa kita. hujan tiba-tiba berhenti, Mbak Sari pun mau menemani kita keliling lagi hari ini.yeay!
pagi ini pun, saya & mbak Dayang cuma sarapan buah apel, beli di pasar seharga 10 HKD dapet 3 buah. oh iya, mata uang di Macau menggunakan Pattaca/MOP, selisihnya pun sangat sedikit dengan HKD namun masih mahal HKD. HKD akan diterima di Macau, sebaliknya MOP kurang diterima di Hong Kong. amannya? nuker HKD ajaa.

Akhirnya kita skip acara kita untuk melihat panda, dilanjut dengan itinerary selanjutnya ke kasino-kasino yang ada di Taipa. jangan tanya gimana mewahnya kasino di Macau? BEH, MEWAH. kalah ruang tamu di rumah dibanding toilet casino di Macau. dari hotel ke Taipa kita naik bus. berapa tarif bus di Macau? bertiga orang 10 HKD doang. casino pertama yang saya kunjungi adalah Galaxy


narsislah sebelum narsis itu dilarang (at Galaxy Casino Macau)

setelah dari Galaxy, kita menuju ke City of Dream yang bangunannya gakalah mewah. saat menuju City of Dream, kita sempet mampir ke MGM tapi ga sempet foto hehe. kita disana jalan kaki, karena jaraknya tidak terlalu jauh karena Mbak Sari tau jalannya juga, jadi tanpa nyasar hihi :D. one thing you don't have to worry during in Macau, Free WiFi everywhere even in street. tumpeh-tumpeh, ga perlu beli sim lokal, pokok e mantep! di Casino juga banyak free mineral water, saya aja sampe ambil 10 botol buat persediaan di hotel jd gaperlu beli HAHAHAHAHAHAAAA....

me at City of Dream!
Setelah dari City of Dream, tibalah kita di Casino yang sangat populer bahkan jadi lokasi shooting reality show korea *lupa namanya*, yaitu dum dum dum....................
"VENETIAN MACAU"
Asli, mewah, bangunan arsitekturnya mantap, kesan romawi nya ada!


spot wajib foto di Venetian Macau

Karena merasa lapar, saya dkk berniat untuk makan di foodcourtnya Venetian Macau dan harganya punya menurut saya mahal yaitu 60 HKD tp dengan porsi jumbo, otomatis saya dan Mbak Dayang berniat untuk "Kembul" hehehe (backpacker kere detected). setelah makanannya datang, tiba-tiba Mbak Sari nyeletuk

   "samean ero iku opo"

   "gaktau mbak, pokoknya ga ada tulisan porknya ya tak pesen" jawabku dengan polos

   "iku babs, kene wes tak maem e, samean maem en nggenku"

Ternyata porknya ditulis pake huruf kanton, pdhl tulisan bhs inggrisnya gaada, ya w meneketehek sih.
Ya Allah mbak apik ane samean, semoga Allah membalas kebaikanmu, segera mengangkat cobaanmu :) kita berjalan-jalan di Mall yang ada di dalam casino, melihat para billioner belanja Hermes serta barang-barang mahal lainnya yang saat ini belum mampu saya beli dan suatu saat akan saya beli. antara penjaga toko Hermes dibanding kita pun masih necis penjaga toko Hermes nya :(
setelah selesai makan, kita berniat untuk pulang, tapi kebetulan lewat Wynn Casino, terbersitlah keinginan untuk naik gondola sambil melihat air mancur yang bergoyang, kabar baiknya? hari itu FREE, padahal biasanya tiap orang bayar 100 HKD, hehehe alhamdulillah rejeki anak solehah beneran ini :D


credit: google image

Setelah seharian muter casino sampe malem, ternyata capek boook. Mbak Sari pun pamit tidak bisa menemani kita lagi, karena dia shift malem kerjanya. akhirnya kita berjalan saat menuju halte akan naik bus teringat kalo kita harus mengunjungi satu casino lagi, Macau Fisherman Wharf! Hahaha.
bangunan di Macau Fisherman Wharf menyerupai Colosseum di Roma (beneran dah cina raja KW)

see? i told ya!

Tidak lama kemudian, tiba-tiba hujan mengguyur. kita pun kelabakan mencari tempat untuk berteduh. akhirnya kita bertanya ke Tourism Center yang ada di Macau Fisherman Wharf, mbak-mbak frontliner nya memberi tahu nomor bus yang akan membawa kita kembali ke hotel.
sambil menyusuri jalan menuju hotel, saya baru menyadari, ternyata alphard disini kaya xenia-avanza di Indonesia, alias 'sakbajek'. karena kita bertiga sudah tidak tahan lelah disertai hujan mengguyur, akhirnya kita segera menaiki bus dan kembali ke hotel.

-bersambung-

Komentar