Langsung ke konten utama

Day 4 (Macau-Hongkong) 1 April 2017



Hari terakhir di Macau
Pagi hari kita sudah beberes pakaian kemudian ditaruh di dalam koper. kita buru-buru untuk mandi kemudian jalan-jalan lagi ke Parisian Macau untuk menamatkan daftar casino-casino yang ingin kita kunjungi. dari hotel menuju terminal ferry menggunakan moda transportasi bus umum. setelah berada di terminal ferry, kita ke Parisian Macau menggunakan shuttle bus yang berwarna pink yang disediakan oleh casino secara FREE. gile ya, mantap dah pokoknya Macau ini...

Setelah puas berfoto-foto depan menara eiffel kw di Parisian Macau, kita pun segera bergegas kembali ke hotel mengingat kita belum check out sedangkan batas check out jam 11 pagi. untung saja kita tidak telat, sehingga uang 200 HKD yang jadi deposit gakjadi hangus hihi :D
setelah kita bergegas meninggalkan kamar, ternyata yang membersihkan kamar kita adalah TKW asal Indonesia, kita sempat ngobrol sebentar kemudian kita diburu waktu agar segera check out.

Akhirnya setelah kita check out, kita menuju kosan Mbak Sari untuk mengambil oleh-oleh punya Betty, ternyata sekamar mereka bisa diisi lebih dari dua mengingat harga sewa di Macau 11:12 dengan di Hong Kong. Kosan Mbak Sari isinya juga TKW Indonesia yang sedang bekerja di Macau. Kita pun disuguhi makanan, sehingga kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk makan. yeay!

Sambil menitipkan barang, kita keluar untuk membeli oleh-oleh mengingat banyaknya list titipan oleh-oleh untuk keluarga di rumah. kita pun mencari oleh-oleh di sekitar Senado Square dan ke Ruins St. Paul lagi. suasananya disana semakin ramai drpd saat saya hari pertama tiba di Macau. ternyata kita liburan disini momennya pas lagi ada liburnya orang cina gitu, tp w ga paham. oleh-oleh disini pun harganya cukup beragam, berapa budget yang pas untuk membeli oleh-oleh? sesuaikan dengan tingkat kekhilafan masing-masing :D
Pas saat saya sedang di jalan saya menemukan sesuatu yang membuat saya tertawa


daster coy! coba kurs kan kerupiah berapa harga daster disana haha

Setelah puas membeli oleh-oleh, akhirnya kita kembali ke kosan Mbak Sari untuk mengambil koper-koper yang dititipkan disana, dari kosan Mbak Sari ke terminal ferry kita berencana naik UBER, berhubung UBER nya agak tewur, ya terpaksa lah kita naik taxi konvensional. biaya taxi kalo gasalah 120 HKD dibagi 3 orang.

Kita sampai di Ferry Terminal sudah sore (dalam bahasa jawanya disebut SURUP), kitapun membeli tiket turbo jet menuju Kowloon seharga 189 HKD perorang (jarak tempuh sekitar satu jam) karena saat itu kita membeli saat malam hari plus weekend. MAMPOS kan kena mahal tiketnya?
di lautan cina pun kita tidak lantas tenang, karena cuaca saat itu sedang hujan lebat serta angin kencang sehingga di atas kapal pun menjadi sangat mencekam plus perut saya sudah mual pengen ngeluarin anak (lhoo?)

Setelah kapal merapat ke dermaga dan antri keluar kapal, ternyata banyak bule yang mabok laut, saya mah tutup hidung saja daripada saya ikut mabok?
saat antri berjalan menuju imigrasi Hong Kong, ternyata di sebelah saya adalah orang Indonesia yang (lagi-lagi) menjadi TKW merawat bayi. We talked a lot, until in the end she asked to me 'Where is your boss?'
Ya Allah, raiku iki rai TKW sisan ta hehe? :(

Setelah berhasil melewati imigrasi Hong Kong, saya sempat diperiksa sebentar karena suara saya yang seperti bindeng-bindeng merdu itu dikira bawa penyakit influenza atau apalah itu.
Setelah oke, saya keluar dari imigrasi dan hal pertama yang saya rasakan di Hong Kong adalah orangnya jalannya cepet-cepet banget, ga tolah toleh, persis robot. Oh iya, dermaga di Kowloon jangan kira kaya dermaga-dermaga di Indonesia. keluar dari imigrasi, kita sudah masuk Mall, brandnya sekelas emporio armani pula!

Saya pun mulai mencari dimana hotel yang sudah di booking karena di map nya sih harusnya deket. keluar dari mall (dermaga), kita ketemu orang Indonesia lagi, ya akhirnya nanya deh dimana Islamic Center Kowloon dengan geret-geret koper berat serta tas pundak yang beratnya kaya bawa LPG melon :(
Oh iya, saya dapat wa dari Mike owner hotel yang kita tinggali. kita dikirimi ciri-ciri bangunannya, exit MTR terdekat, menanyakan pukul brapa saya akan tiba dihotel. kita juga dikirimi kode untuk masuk flat terus kamar kita juga.
For Your Information, hotel yang saya tempati ternyata adalah satu flat yang kemudian dibagi-bagi lagi dalam beberapa kamar. gapapa sekarang nginepnya di hotel sempit gini, suatu saat nginepnya di The Peninsula!! (amin)

After that, finally at 9.00pm saya bisa goler-goler di kasur mengingat beratnya beban hidup (read: koper) yang saya bawa tadi. kita pun langsung tidur dan tidak mau kemana-mana karena sudah terlalu lelah dengan dunia ini. See you tomorrow at Day 2 (Hong Kong) 2 April 2017

Komentar